Tokied4airi’s Blog











{Juni 12, 2009}   aishiteru,pangeranku

Kesturi mungkin saja kehilangan wanginya, mawar mungkin saja kehilangan warnanya, namun di luar jangkauan orang yang mencinta untuk mengingkari cintanya kepada sang kekasih.
Bagaimana dapat mencegah hujan, pabila tlah ada mendung,?
Bagaimana mencegah jatuhnya daun, pabila angin tlah bertiup?
Dan bagaimanakah seorang aku dapat mencegah hadirnya cinta, pabila tlah ada kamu dalam pandang mataku?
Sekali teratai disapu oleh hangatnya sinar mentari, adakah ia bersedia membagi perhatiannya untuk rembulan?
Pabila jiwa ini haus akan jernihnya air, perlukah manisnya ranum gula?
Dan pabila sluruh pendangan tlah terfokus pada satu titik, apakah ia dapat berpaling dan beranjak dari tempatnya?
Jika dihati ini hanya ada kamu, apakah dapat aku memandang lurus ke depan tanpa melihat kamu dalam langkahku?
Bagaimana dapat kuingkari cinta, pabila sejauh pandangan mata, hanya ada bayangmu yang meraja?
ah, selalu saja aku…
Harapkan cinta yang berlalu dan bahagia yang terlalu ambigu…



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: